RESUME MATERI PKKMB DAY 1



Pemateri 1: Prof.Yudi Latif,MA.,Ph.D Ketua pusat studi islam dan kenegaraan indonesian /PSIK-Indonesia

Tema: Kehidupan berbangsa, Bernegara, jati diri bangsa dan pembinaan kesadaran bela negara

 Seringkali solisi legal tidak bisa menyelesaikan masalah contohnya dibali sering terjadi hari raya nyepi itu terjadi di hari jum’at bagi orang hindu di bali namanya hari raya nyepi orang tidak boleh kluar rumah di jamin konstitusi

Dan untuk orang islam hari jumat itu harus kluar rumah untuk jumatan itu tidak di jamin konstitusi

Jadi sama² di jamin konstitusi tapi blom tentu mampu menyelesaikan masalah dan solusi baiknya adalah dengan cara damai

Kalau kita ingin membangun kolektifitas yang baik lahirkan satu kolektif yg baik

Indonesia itu dalam ke majmukannya itu mengembangkan spirit benika tungal ika itu degan membangun komektifitas,inklusifitas dan kemudian di ikat ikat nilai integritas pancasila kemudian kita usung fisi dan misi negara yg di hrapkan bisa menjamin kebahagiaan semua orang


Sila sila ke 5 pancasila itu menggambarkan keragaman indonesia dari berbagai sisi

1. Keagamaan agama dan keyakinan

2. Keagamaan ras ras dan populasi manusia

3. Keragaman eknis keragaman adat budaya

4. Keragaman aliran politik

5. Ragam lapisan sosial dan peradaban yg berlapis

Ketika sekarang orang dimana mana membicarakan industri porponjiro ingat bahwa masih ada soudara² kita yg hidup di atas pohon dan ladang berpindah oleh karna itu kita bagai mana menyatukan keragaman ini oleh karna itu jika kita ingin membangun indonesia adalah bagaimana cara kita menyatukan keragaman ini? karna menyatukan keragaman didalam masyarakat majmu ini tumit dibanding masyarakat umumnya maka kita harus berusaha mencari namanya titik temu komenkral.

Pemateri 2: Erisandy Yudhistira Priority manager Banking Manager Bank mandiri

Tema: Penguatan Literasi Keuangan dan Kesejahteraan Mahasiswa 

Literasi keuangan menjadi keterampilan penting bagi mahasiswa dalam menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari. Dengan pemahaman yang baik mengenai perencanaan, pengelolaan, dan pemanfaatan keuangan, mahasiswa mampu mengatur kebutuhan akademik maupun pribadi secara lebih bijak.

Penguatan literasi keuangan dapat dilakukan melalui edukasi, pelatihan, maupun kebiasaan sederhana seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran, menabung, serta menghindari pola konsumtif. Mahasiswa juga perlu mengenal instrumen keuangan dasar agar dapat mengatur dana secara lebih produktif.

Selain itu, kesejahteraan mahasiswa bukan hanya diukur dari aspek finansial, tetapi juga dari keseimbangan kebutuhan fisik, mental, dan sosial. Dengan literasi keuangan yang baik, mahasiswa diharapkan dapat mencapai kemandirian, menurunkan tingkat stres akibat masalah finansial, serta meningkatkan kualitas hidup selama masa perkuliahan.

Penguatan literasi keuangan menjadi kunci dalam mendukung kesejahteraan mahasiswa. Mahasiswa yang melek finansial akan lebih siap menghadapi tantangan, mampu mengambil keputusan ekonomi secara bijak, serta memiliki bekal kemandirian untuk masa depan.

Materi 5: Hari Prianto,S.E BNN Jawa Timur

Tema: Mahasiswa Bebas Narkoba menuju generasi sukses yang rahmatan lil' Alamin

tujuan NO.35 tahun 2009 tentang narkotika 

1.menjamin ketersediaan narkotika untuk kepentingan pelayanan kesehatan

2.memberantas peredaan gelap narkotika dan prekursor narkotika

3.mencegah melindungi dan menyelamatkan bangsa indonesia daripenyalahgunaan narkotika.

4.menjamin pengaturan upaya rehabilitasi medis dan sosial bagi penyalah gunaan dan pencandu narkotika.

Sebaran kasus narkoba di indonesia tahun 2023

-SUMATERA UTARA: kasus 5.623 orang

-SULAWESI SELATAN: kasus 2.406 orang 

- DKI JAKARTA: kasus 5.352 orang 

-JAWA BARAT: kasus 2.553 orang

-JAWA TIMUR: kasus5.174 orang

Strategi umum penanganan permasalahan narkotika

1.PENCEGAHAN: membangun kemampuan dan ketahanan diri masyarakat dari pengaruh buruk penyalahgunaan peredaran gelap narkoba

2.PEMBERANTASAN:mengungkap dan menindak sindikan kejahatan narkoba dengan menghukum berat dan menyita aset hasil kejahatan narkoba.

3.REHABILITASI: memulihkan pecaandu narkoba dari penyakit ketergantungan atau kecanduan narkoba supaya kembali hidup sehat dan produktif.

olwh karena itu mahasiswa adalah generasi penerus bangsa yang harus terbebas dari narkoba agar dapat tumbuh menjadi pribadi sehat, cerdas, dan berakhlak. Bebas narkoba bukan hanya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menjadi langkah penting untuk meraih kesuksesan yang bermanfaat bagi diri, masyarakat, dan umat.

 Dengan menjauhi narkoba, mahasiswa dapat fokus pada prestasi, mengembangkan potensi, serta menjadi generasi yang kuat berdaya saing ,dan mampu membawakan kebaikan sesuai nilai rahmatan lil' alaminn dan menjadi mahasiswa bebas narkoba dengan kunci terwujudnya generasi sukses yang sehat, berintegritas, dan memberi keberkahan bagi semua.

lihat blog teman saya juga : 

- Fecebook : https://www.faccbook.com/unusaofficialfb

- Instagram : https://www.instagram.com/unusa_official/ 

-Youtube : https://www.youtube.com/@unusa_official

-Twitter (X) :  https://x.com/unusa_ofticial?lang_en

- tiktok :  https://www.tiktok_com/@unusa_ofticial

- website Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya : https://unusa.ac.id

- website fakultas kesehatan : fkes.unusa.ac.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resume Mahasiswa D4 Ankes Unusa Laksanakan KKN di Desa Sumbersono Mojokerto, Fokus pada Edukasi Kesehatan dan Penanganan Stunting

RESUME MATERI DAY 2

Artikel Peran Serat Pangan terhadap Kesehatan Gastrointestinal dan Pencegahan Penyakit Degeneratif